Tawajjuhat Logo

Daily Du'a

Do'a dan Dzikir Harian

Kisah, Hikmah & Sastra
Kisah, Hikmah & Sastra

Syair Al-I'tiraf (Pengakuan Dosa) - Abu Nawas (Abu Ali Al-Hasan)

إِلٰهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلًا ۞ وَلَا أَقْوَى عَلَى النَّارِ الْجَحِيمِ
فَهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوبِي ۞ فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيمِ
ذُنُوبِي مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ ۞ فَهَبْ لِي تَوْبَةً يَا ذَا الْجَلَالِ
وَعُمْرِي نَاقِصٌ فِي كُلِّ يَوْمٍ ۞ وَذَنْبِي زَائِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِي
Transliterasi / Sumber
Ilāhī lastu lil-firdausi ahlā, wa lā aqwā 'alān-nāril-jahīmi. Fahab lī taubatan waghfir dzunūbī, fa'innaka ghāfirudz-dzambil-'azhīmi.
Terjemahan & Uraian
Wahai Tuhanku, aku sesungguhnya tidaklah pantas menjadi penghuni surga Firdaus-Mu, namun hamba juga tidak sanggup menahan panasnya api neraka Jahim. Maka karuniakanlah taubat kepadaku dan ampunilah segenap dosa-dosaku, karena sungguh Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa yang besar. Dosa-dosaku bagaikan butiran pasir di lautan, maka berilah hamba taubat wahai Dzat Pemilik Keagungan. Umur hamba berkurang di setiap hembusan hari, sementara dosa hamba terus bertambah, betapa berat beban yang hamba tanggung tanpa rahmat-Mu. (Catatan: Syair ini ditulis oleh Abu Nawas di akhir hayatnya sebagai bentuk pertobatan yang tulus dan kini masyhur dilantunkan di berbagai majelis ilmu dan pesantren).

Catatan Pribadi & Target Amalan

Buka Buku Harian
Tersimpan otomatis dan privat di HP Anda.
0

Tasbih / Counter Wirid

Ketuk +1 saat membaca wirid berulang

Bagikan Tautan

Sampaikan kebaikan kepada keluarga & sahabat

Bagikan WA
Kisah, Hikmah & Sastra

Syair Al-I'tiraf (Pengakuan Dosa) - Abu Nawas (Abu Ali Al-Hasan)

إِلٰهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلًا ۞ وَلَا أَقْوَى عَلَى النَّارِ الْجَحِيمِ
فَهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوبِي ۞ فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيمِ
ذُنُوبِي مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ ۞ فَهَبْ لِي تَوْبَةً يَا ذَا الْجَلَالِ
وَعُمْرِي نَاقِصٌ فِي كُلِّ يَوْمٍ ۞ وَذَنْبِي زَائِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِي

"Wahai Tuhanku, aku sesungguhnya tidaklah pantas menjadi penghuni surga Firdaus-Mu, namun hamba juga tidak sanggup menahan panasnya api neraka Jahim. Maka karuniakanlah taubat kepadaku dan ampunilah segenap dosa-dosaku, karena sungguh Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa yang besar. Dosa-dosaku bagaikan butiran pasir di lautan, maka berilah hamba taubat wahai Dzat Pemilik Keagungan. Umur hamba berkurang di setiap hembusan hari, sementara dosa hamba terus bertambah, betapa berat beban yang hamba tanggung tanpa rahmat-Mu. (Catatan: Syair ini ditulis oleh Abu Nawas di akhir hayatnya sebagai bentuk pertobatan yang tulus dan kini masyhur dilantunkan di berbagai majelis ilmu dan pesantren)."

Daily Du'a Tawajjuhat

https://tawajjuhat.net

Kalam & Do'a Harian