Tawajjuhat Logo

Daily Du'a

Do'a dan Dzikir Harian

Ilmuwan & Sains Islam
Ilmuwan & Sains Islam

Ibnu Khaldun: Bapak Sosiologi, Sejarah Ilmiah & Teori Ekonomi Modern

قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَٰنِ ابْنُ خَلْدُونَ: «الْعَدْلُ أَسَاسُ الْعُمْرَانِ، وَالظُّلْمُ مُؤْذِنٌ بِخَرَابِ الْبُنْيَانِ»
Transliterasi / Sumber
Kaidah Sosiologis Mukaddimah Ibnu Khaldun (1332–1406 M): "Keadilan adalah pondasi peradaban dan kemakmuran, sedangkan kezaliman adalah pertanda runtuhnya kekuasaan."
Terjemahan & Uraian
Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun al-Hadhrami adalah sejarawan, sosiolog, dan ekonom Muslim asal Tunis yang mendirikan disiplin ilmu historiografi kritis dan sosiologi modern melalui mahakaryanya yang tak tertandingi, "Muqaddimah". 1. Kitab al-Muqaddimah & Konsep Ashabiyyah Dalam "Muqaddimah", Ibnu Khaldun tidak sekadar mencatat kronologi peristiwa sejarah, melainkan menganalisis hukum-hukum sosial, pola kebangkitan, dan keruntuhan sebuah peradaban. Beliau memperkenalkan konsep "Ashabiyyah" (solidaritas sosial dan ikatan kebersamaan) sebagai motor penggerak utama pembentukan sebuah negara yang kuat. 2. Perintis Teori Ekonomi Moneter & Pajak Ratusan tahun sebelum Adam Smith menulis "The Wealth of Nations", Ibnu Khaldun telah merumuskan teori nilai tenaga kerja, pembagian kerja ("division of labor"), hukum penawaran dan permintaan, serta kurva elastisitas pajak. Beliau menyatakan bahwa tarif pajak yang terlalu tinggi justru akan mematikan motivasi bisnis masyarakat dan menurunkan total pendapatan kas negara. 3. Historiografi Kritis Tanpa Takhayul Ibnu Khaldun mewajibkan para peneliti sejarah untuk menyaring setiap riwayat dengan logika akal sehat, realitas alamiah masyarakat, serta prinsip sebab-akibat sosiologis agar terhindar dari dongeng mitos dan pemalsuan data sejarah masa lalu.

Catatan Pribadi & Target Amalan

Buka Buku Harian
Tersimpan otomatis dan privat di HP Anda.
0

Tasbih / Counter Wirid

Ketuk +1 saat membaca wirid berulang

Bagikan Tautan

Sampaikan kebaikan kepada keluarga & sahabat

Bagikan WA
Ilmuwan & Sains Islam

Ibnu Khaldun: Bapak Sosiologi, Sejarah Ilmiah & Teori Ekonomi Modern

قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَٰنِ ابْنُ خَلْدُونَ: «الْعَدْلُ أَسَاسُ الْعُمْرَانِ، وَالظُّلْمُ مُؤْذِنٌ بِخَرَابِ الْبُنْيَانِ»

"Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun al-Hadhrami adalah sejarawan, sosiolog, dan ekonom Muslim asal Tunis yang mendirikan disiplin ilmu historiografi kritis dan sosiologi modern melalui mahakaryanya yang tak tertandingi, "Muqaddimah". 1. Kitab al-Muqaddimah & Konsep Ashabiyyah Dalam "Muqaddimah", Ibnu Khaldun tidak sekadar mencatat kronologi peristiwa sejarah, melainkan menganalisis hukum-hukum sosial, pola kebangkitan, dan keruntuhan sebuah peradaban. Beliau memperkenalkan konsep "Ashabiyyah" (solidaritas sosial dan ikatan kebersamaan) sebagai motor penggerak utama pembentukan sebuah negara yang kuat. 2. Perintis Teori Ekonomi Moneter & Pajak Ratusan tahun sebelum Adam Smith menulis "The Wealth of Nations", Ibnu Khaldun telah merumuskan teori nilai tenaga kerja, pembagian kerja ("division of labor"), hukum penawaran dan permintaan, serta kurva elastisitas pajak. Beliau menyatakan bahwa tarif pajak yang terlalu tinggi justru akan mematikan motivasi bisnis masyarakat dan menurunkan total pendapatan kas negara. 3. Historiografi Kritis Tanpa Takhayul Ibnu Khaldun mewajibkan para peneliti sejarah untuk menyaring setiap riwayat dengan logika akal sehat, realitas alamiah masyarakat, serta prinsip sebab-akibat sosiologis agar terhindar dari dongeng mitos dan pemalsuan data sejarah masa lalu."

Daily Du'a Tawajjuhat

https://tawajjuhat.net

Kalam & Do'a Harian