Fatimah Al-Fihri: Pionir Filantropi Pendidikan & Pendiri Universitas Tertua di Dunia (Al-Qarawiyyin)
Tasbih / Counter Wirid
Ketuk +1 saat membaca wirid berulang
Bagikan Tautan
Sampaikan kebaikan kepada keluarga & sahabat
Fatimah Al-Fihri: Pionir Filantropi Pendidikan & Pendiri Universitas Tertua di Dunia (Al-Qarawiyyin)
"I. KISAH KELUARGA AL-FIHRI: DARI PENGUNGSI MENJADI DERMAWAN Fatimah binti Muhammad Al-Fihri Al-Qurasyiyyah lahir di kota Qayrawan (Tunisia) pada awal abad ke-9 M. Keluarganya bermigrasi ke Fez, Maroko—sebuah kota kosmopolitan yang saat itu berkembang pesat di bawah Dinasti Idrisiyah. Ayahnya, Muhammad Al-Fihri, adalah seorang pedagang sukses yang menanamkan kecintaan mendalam pada ilmu agama dan sains kepada anak-anak perempuannya. Ketika ayah dan suaminya wafat, Fatimah dan saudarinya Maryam mewarisi kekayaan yang sangat berlimpah. II. WAKAF PERADABAN: PENDIRIAN UNIVERSITAS AL-QARAWIYYIN (859 M) Alih-alih membelanjakan hartanya untuk gaya hidup mewah, Fatimah bertekad mewakafkan seluruh warisannya demi membangun kompleks institusi yang bermanfaat abadi bagi kaum muslimin. Pada tanggal 1 Ramadan 245 H (859 M), ia memulai pembangunan Masjid dan Universitas Al-Qarawiyyin di Fez. Komitmen Spiritual Fatimah yang Mengagumkan: 1. Berpuasa Sepanjang Pembangunan: Fatimah bernazar untuk berpuasa sunnah setiap hari sejak peletakan batu pertama hingga proyek pembangunan selesai, sebagai bentuk permohonan keikhlasan kepada Allah. 2. Kemandirian Material: Seluruh pasir, batu, dan air yang digunakan untuk membangun kampus digali dari tanah yang telah ia beli secara sah, untuk memastikan kesucian dan kehalalan setiap jengkal bangunan. III. INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI TERTUA DI BUMI UNESCO dan Guinness World Records secara resmi mengakui Universitas Al-Qarawiyyin sebagai universitas tertua di dunia yang beroperasi secara kontinu dan lembaga pertama yang menerbitkan ijazah/gelar akademik resmi—mendahului Universitas Bologna di Italia (1088 M) dan Universitas Oxford di Inggris (1096 M). Kampus ini menjadi kawah candradimuka intelektual lintas peradaban, mengajarkan Al-Qur'an, fiqih, kedokteran, matematika, astronomi, kimia, dan tata bahasa. Tokoh-tokoh besar dunia yang pernah menimba ilmu di sini antara lain: Ibnu Khaldun (bapak sosiologi), Al-Idrisi (geografer pembuat peta dunia), Ibnu Rusyd (filsuf), Maimonides (cendekiawan Yahudi), hingga Gerbert of Aurillac (yang kelak menjadi Paus Silvester II, tokoh yang membawa angka Arab dan astrolabe ke Eropa). IV. HIKMAH KEPELOPORAN: 1. Teladan Emas Wanita Muslimah: Fatimah membuktikan bahwa muslimah sejak abad ke-9 telah berada di garis terdepan kepemimpinan filantropi institusi pendidikan global. 2. Abadi Melalui Wakaf: Kekayaan materi akan habis dimakan waktu, namun wakaf sarana ilmu pengetahuan akan mengalirkan pahala jariyah melintasi seribu tahun sejarah."
Daily Du'a Tawajjuhat
https://tawajjuhat.net